Cloud vs Dedicated Hosting Berdasarkan Security (Keamanan)

Jika Anda sedang berencana memilih hosting untuk keperluan bisnis, maka fitur keamanan adalah hal utama yang harus diperhatikan. Seperti halnya dalam memilih cloud hosting atau dedicated hosting. Dari keduanya manakah yang lebih unggul dalam hal keamanan? Mungkin itulah pertanyaan yang ada di benak Anda saat ini. Namun, jika Anda paham benar mengenai dunia teknologi, pasti tahu benar mana yang harus Anda pilih. Supaya jelas dan tidak terkesan berat sebelah, berikut akan dipaparkan bagaimana tingkat keamanan kedua hosting tersebut.

Cloud vs Dedicated Hosting, Aman Mana?
Perlu diakui bahwa dedicated hosting memiliki keamanan tinggi dengan beragam desain dan fitur kondusif. Hal ini tak lain karena kegunaan hosting itu sendiri yang hanya bisa diakses oleh pengguna / penyewa. Akses tunggal yang dimiliki oleh pemilik / pengguna / penyewa inilah yang akhirnya meminimalisir adanya penyalahgunaan atau pencurian data oleh hacker. Maka dari itu, pada umumnya pelaku usaha atau individu lebih memilih menggunakan Dedicated Hosting daripada Cloud Hosting.

1. Cloud Hosting
Meskipun banyak pelaku usaha memilih Dediated Hosting dengan alasan keamanan, namun kenyataannya Cloud Hosting juga tidak bisa dikatakan tidak aman. Dikarenakan jika memang tidak aman, sudah tidak ada lagi orang yang berminat menggunakan hosting tersebut dan akan berpindah ke hosting lain. Hanya saja, diperlukannya peningkatan keamanan pada Cloud Hosting supaya pengguna merasa lebih aman jika menggunakannya. Hal ini tak lain karena Cloud Hosting digunakan dengan konsep “sharing”. Para pengguna yang memiliki akun di layanan Cloud bisa dengan leluasa mengunggah file di sana. Sangat memudahkan, tetapi apakah file yang telah diunggah terjamin keamanannya?

2. Private Cloud
Seperti yang telah disinggung di atas, bahwa Cloud Hosting bisa digunakan secara bersamaan dan tidak menutup kemungkinan orang lain bisa mengakses server milik individu lain, sehingga keamanannya tidak terjamin. Namun, Private Cloud tidak demikian. Pada Private Cloud, penyedia jasa layanan akan bertanggung jawab penuh atas layanan yang diberikan, sehingga keamanan bisa terjamin. Maka dari itu, bagi Anda yang masih setia menggunakan Cloud Hosting, cobalah pertimbangkan untuk menggunakan Private Cloud.

3. Dedicated Hosting
Kesimpulannya, jika Anda sedang mencari hosting untuk keperluan bisnis, maka Dedicated Hosting nampaknya menjadi prioritas utama. Hal ini tak lain karena hosting hanya digunakan perorangan dan akses penuh hanya pada penggunanya. Sedangkan jika untuk keperluan individu, mungkin Anda bisa mempertimbangkan Cloud Hosting dengan tipe Private Cloud, yang mana tingkat keamanannya tidak jauh berbeda dengan Dedicated Hosting. Mengapa? Karena dalam praktiknya, Cloud Hosting lebih mudah dikelola.

Selain itu, redundansi data yang ditawarkan sudah cukup dan lebih baik jika dibandingkan dengan server lainnya. tentu saja jika pengelolaannya lebih mudah, maka pengguna individu tidak perlu susah payah untuk menggunakannya. Berbeda halnya jika pengguna hosting adalah pelaku bisnis, sudah pasti orang yang ahli di bidangnyalah yang akan mengelola hosting tersebut.

Bagaimana, sudah memiliki pencerahan di antara keduanya? Pada dasarnya tidak ada hosting dengan tingkat keamanan 100%. Pasti ada celah yang bisa dimasuki hacker, malware atau apapun itu. Namun, setidaknya akan lebih baik jika pengguna memilih hosting dengan tingkat keamanan tinggi. Demikian informasi mengenai tingkat keamanan Dedicated dan Cloud Hosting. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat dan bisa membantu Anda menentukan pilihan dalam memilih hosting.

Apa beda Dedicated Server Hosting dengan Shared Hosting?

Dalam pembuatan website, hosting adalah suatu kebutuhan yang tidak bisa tergantikan. Saat ini, ada
banyak tipe web hosting yang bisa dipilih. Masing-masing tipe pastinya memiliki kelebihan dan
kekurangan yang berbeda-beda. Dedicated server begitu disukai karena akses penuh yang
ditawarkannya. Dimana Anda bisa menentukan spesifikasi hardware server, sistem operasi serta
pengaturan lainnya tanpa dibatasi apapun layaknya hosting gratis. Dedicated server tidak memiliki
kekurangan apapun selain karena harganya yang cukup mahal. Meskipun demikian, harganya
tersebut sangat sepadan dengan kualitas yang diberikan. Banyak orang yang mengira bahwa dalam
dunia kerja, para pegawai hanya harus menguasai skill dalam pengelolaan website saja. Padahal,
pengelolaan website sendiri sangatlah luas mulai dari spesifikasi hardware, jaringan, sistem
keamanan sampai dengan database server.

Perbedaan antara Dedicated Server Hosting dengan Shared Hosting
Dedicated server mendedikasikan penggunaan satu server hanya untuk satu klien. Lain halnya
dengan shared server bisa dipakai oleh beberapa website sekaligus. Untuk lebih jelasnya, dibawah
ini adalah beberapa perbedaan antara dedicated server dengan shared server yang harus Anda
ketahui.

1. Pengertian
Dilihat dari pengertiannya saja, dedicated server dengan shared hosting memiliki perbedaan yang
cukup signifikan. Shared hosting adalah salah satu layanan hosting yang dipakai oleh lebih dari satu
pengguna. Para pengguna hosting ini memakai sumber daya, hardware dan software yang sama.
Setiap proses hosting yang dilakukan oleh para pengguna sangat mempengaruhi kinerja hosting. Jadi
apabila ada pengguna yang melakukan proses terlalu berlebihan sehingga membebani server, tentu
saja pengguna lain yang juga menggunakan server tersebut akan terkena dampaknya. Dampak yang
diberikan bisa berupa kinerja server yang melambat atau website yang sulit diakses.
Sementara dedicated server adalah jenis hosting yang hanya digunakan oleh satu client atau
pengguna. Dengan begitu, kinerja server juga akan sangat maksimal karena hanya dipakai untuk
proses satu pengguna saja. Menggunakan dedicated server maka para pemilik website bisa memilih
spesifikasi yang dibutuhkan. Tak hanya itu, pengguna juga bisa lebih leluasa dalam memakai sumber
daya server yang tersedia.

2. Penggunaan
Berdasarkan penggunaannya, Shared hosting lebih cocok jika digunakan hanya untuk kegiatan
website yang ringan seperti membuat toko online, blog, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja karena
servernya yang dipakai oleh beberapa pengguna sehingga website yang paling tepat untuk
menggunakan shared hosting adalah website yang ringan. Sementara Dedicated server lebih
dianjurkan untuk website dengan traffic pengunjung yang tinggi. Website dengan resource tinggi juga
sebaiknya menggunakan dedicated server sebagai pilihan hosting yang tepat

3. Pengelolaan dan keamanan
Pada dedicated server, pelanggan memiliki tanggung jawab terkait dengan aplikasi web apa saja
yang akan dipakai. Meskipun demikian, penyedia layanan akan tetap mengelola kinerja server
sekaligus membackup data. Sedangkan pada shared server, para pelanggan tidak memiliki tanggung
jawab untuk mengelola server. Semua hal yang berkaitan dengan server akan dikelola secara
langsung oleh penyedia layanan. Mulai dari keamanan website, router dan lain sebagainya.

4. Harga
Dedicated server ditawarkan dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan shared server.
Hal tersebut dikarenakan kelebihan-kelebihan yang dimiliki dedicated server yang tidak akan Anda
temukan pada shared server. Salah satu kelebihannya adalah server Anda tidak akan terganggu
dengan pengguna website lainnya. Berbeda dengan shared hosting yang sangat terpengaruh dengan
proses website lain yang menggunakan server sama dengan Anda.
Demikianlah beberapa ulasan terkait dengan perbedaan antara dedicated server dengan shared
hosting. Semoga dapat menambah wawasan Anda.